T E C H N O P R E N E U R

                Bismillah dengan tulisan yang pertama saya, jujur untuk menciptakan tulisan bagus dan isinya dapat bermanfaat sangatlah susah apalagi untuk saya yang baru pertama kali menulis artikel seperti ini, akan tetapi tidak ada salahnya untuk mencoba. Kali ini saya akan menulis tentang " Apa Itu Technopreneur ".


"APA ITU TECHNOPRENEUR"
                Seperti namanya Technopreneur itu gabungan dari Teknologi dan Entrepreneur. Dari definisinya Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan, dan kenyamanan hidup manusia. Penggunaan teknologi oleh manusia diawali dengan pengubahan sumber daya alam menjadi alat-alat sederhana. Lalu definisi dari Entrepreneur adalah sebagai  seseorang yang selalu membawa perubahan, inovasi, ide-ide baru dan aturan baru. Jadi setelah melihat dari definisi masing masing kata kita dapat mengartika bahwa Technopreneur adalah ide ide baru yang memanfaatkan teknologi sebagai basis bisnisnya untuk meningkatkan performa produk dan layanannya. Mungkin anda akan bertanya tanya bagaimana cara menjadi Technopreneur dan perusahaan apa yang bergerak di bidang Technopreneur.  

                Kita sebagai mahasiswa harusnya memiliki jiwa technopreneur, karena dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain. Selain itu karena perkembangan internet yang sangat pesat pada era ini semakin besar juga peluang untuk mahasiswa berinovasi dan berwirausaha dalam bidan teknologi. Contonya hampir setiap pelajar di indonesia mempunyai gadget atau smartphone dengan merk yang berbeda, dari kondisi ini terlihat peluang untuk menciptakan aplikasi dan membuat website jual beli online ( e-commerce ), selain itu kita juga dapat melihat kondisi dari keadaan sekitar seperti pendidikan online yang saat ini mulai banyak pesaing pada produknya, contohnya adalah HarukaEdu, yaitu portal untuk dapat mengakses pendidikan formal maupun informal atau pada kalangan anak SMA adalah Zenius, yaitu portal yang membantu para pelajar untuk mempermudah kebutuhannya..

                Pada awalnya kita akan berfikir bagai mana caranya untuk menjadi technopreneurship, untuk menjadi technoprenurship kita harus;
1. Memiliki sebuah produk yang sebelumnya sudah dilakukan penelitian apakah produk tersebu mampu bertahan.
2. Setelah memiliki produk, produk tersebut harus memiliki keunggulan dari produk lain yang dalam satu bidang. Jika tidak memiliki keunggulan cobalah untuk memiliki keunikan.
3. Tentukan pasar yang diinginkan dan sesuai harga dengan pasar yang dituju
4. Jangan lupa berinovasi pada produk tersebut agar pasar tidak cepat bosan dengan produk tersebut.

Tanpa kita sadari setiap hari kita sering berhadapan langsung dengan produk di bidang Technopreneur, salah satu contohnya adalah Microsoft, Samsung, Apple, Twitter, Instagram dan Flash disk -benda kecil ini merupakan salah satu produk dari technopreneur. Perusahan perusahan itu merintis dari nol dan mempunyai visi besar yaitu ingin menjadi Technopreneur, untuk mencapai target tersebut mereka gencar melakukan inovasi inovasi baru yang ingin menunjukan keunggulan dari produk tersebut. Ada salah satu contoh artis terkenal yang sudah memiliki perusahaan technopreneur, yaitu pemeran dalam film iron man ( Tony Stark ) yang memiliki bisnis pengembangan senjata, energi dan teknologi baju pelindung. 

                Jika kita menengok dengan tetangga negara sebelah, maka menurut pandangan saya inovasi tentang technopreneur di indonesia masih belum begitu berkembang. Contoh saja di negara india, inovasi dari perusahaan Shyam Telelink Ltd yang memperlengkapi becak dengan telefon cdma tidak hanya itu becak ini pun dilengkapi dengan mesin pembayaran otomatis. Penumpang becak dapat menelfon dengan tarif tertentu. Di Indonesia sendiri kita memiliki Traveloka yaitu platform pemesanan tiket pesawat dan hotel berbasis online ini. Ferry Unardi ( CEO Traveloka ) mengatakan bahwa traveloka dikunjungi 4juta - 7.5juta pengunjung setiap bulan dan mampu mengalihkan 90 persen calon penumpang untuk memesan tiket secara online. 

Besar harapan saya bahwa para calon technopreneursip maupun yang sudah menjadi technopreneurship dapat terus berinovasi dengan produk yang dimilikinya, dan mampu bersaing di pasar global mengingat di depan mata akan datang ASEAN Economic Community. Cukup sekian artikel ini mohon diambil manfaat dari tulisan ini, Terimakasih:).
"If you believe in something, works nights and weekends, it won't feel like work" -KEVIN ROSE FOUNDER DIGG

 sumber:
Share on Google Plus

About Oboy

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar :

Posting Komentar